Jakarta, 22 September 2025, PELITA Indonesia hadiri undangan DPR RI Komisi X, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) untuk ikut menyampaikan masukan terhadap RUU tentang Sistem Pendidikan Nasional (SISDIKNAS). Dalam forum tersebut Ketua Umum serta jajaran pengurus Pusat PELITA Indonesia fokus memaparkan masukan dengan garis besar “Menguatkan Vokasi Dalam RUU SisDikNas : Jalan Nyata Mewujudkan Asta Cita Presiden Melalui Transformasi Politeknik Menjadi Universitas Terapan”.

Selain PELITA Indonesia, RDPU juga turut dihadiri oleh Lembaga Kajian Islam Dan Transformasi Sosial (LKIS), Ketua Asosiasi Sekolah Rumah dan Pendidikan Alternatif Indonesia (ASAH PENA), Ketua Konsorsium Masyarakat Peduli Pendidikan Indonesia (KMPPI), dan Ketua Forum Direktur Politeknik Negeri Se-Indonesia

Komisi X DPR RI menerima tiga garis besar usulan dari Perkumpulan Politeknik Swasta Indonesia (PELITA Indonesia) diantaranya mengusulkan agar :
1. Transformasi Politeknik Swasta menjadi Universita Terapan bertujuan meningkatkan daya tarik, fleksibelitas akademik, kesetaraan vokasi, riset inovatif, dan kolaborasi Global.
2. Penyederhanaan perguruan tinggi menjadi Univeristas dan Universitas Terapan, dimana jalur akademik berfokus pada teori dan penelitian, sedangkan jalur vokasi menekankan ketrampilan praktis dan kesiapan kerja.
3. Universitas diakui dan berkembang, revisi UU Sidiknas perlu mengatur kesetaraan dengan universitas akademik, kewenangan akademik, kemitraan industri, pendanaan, kuirkulum berbasis kompetensi, akses insklusif, dan evaluasi berbasis Outcame.

Dalam forum tersebut Akhwanul Akhmal - Ketua Umum PELITA Indonesia menegaskan “dua entitas besar di Indonesia yakni PELITA Indonesa dan Forum Direktur Politeknik Negeri Indonesia (FDPNI) telah menyampaikan masukan transformasi Politeknik menjadi Universitas Terapan, semoga ini bisa jadi dorongan kuat dalam memasukan transformasi tersebut ke dalam RUU SISDIKNAS ” (w/s)

Admin